Monday, February 1, 2016

Learn it by Heart

By Felicia Sutanto


Wood branches heart shaped (source: PixaBay)
Kalau dilihat jumlahnya, tidak banyak, hanya Rp 300.000,-. Tetapi masalahnya, tidak ada satupun dari teman - temannya yang mau mengorbankan uang sebesar itu untuk menolong orang lain. Itulah yang dilakukan anak sulung kami. Dia mengirimkan uang itu untuk seorang anak yang berasal dari Korea, yang menggelandang di Jakarta tanpa ayah dan ibunya. Uang itu akan digunakan untuk biaya tiket kereta api dari Jakarta ke Semarang.

Dia berkata pada kami bahwa, kalaupun anak itu tidak datang, tidak apa - apa. Singkat cerita, ternyata anak itu datang ke Semarang. Dia tiba di Rumah Damai hanya dengan memakai kaos dan celana pendek. Ditangannya, dia menenteng sebuah kardus mie instant yang berisi baju - baju kepunyaannya. Anak ini tinggal bersama kami kurang lebih satu tahun lamanya. Hampir setiap hari anak kami menemaninya, membelikan segala keperluannya, mengajaknya ke gereja sampai akhirnya anak ini dibaptis. Oleh karena anugerahNya, sekarang dia sudah kembali ke tempat kelahirannya di Korea.

Di dalam Alkitab, kata iman ditulis sebanyak 272 kali, kata doa ditulis sebanyak 371 kali, kata kasih ditulis sebanyak 714 kali dan kata MEMBERI ditulis sebanyak 10.162 kali. Saya percaya, karena begitu pentingnya kata MEMBERI, sampai harus ditulis berulang - ulang kali.

Dalam Amsal 4:4 berbunyi : "-- Biarlah hatimu memegang perkataanku; --".

Dalam salah satu terjemahan bahasa Inggris, kata "Hatimu" ditulis "Learn it by Heart". Suka memberi itu bicara soal HATI. Ketika kita menabur, kita tidak tahu apa yang Tuhan akan tambahkan. Seperti dalam kisah di atas, Tuhan menambahkannya dengan tuaian jiwa.

Injil Matius 19: 16-22 menceritakan tentang seorang anak muda yang tidak jadi mengikut Yesus karena banyak hartanya. Kekayaan besar itu mengusai dia, bukan dia yang menguasai kekayaan itu. Marilah hari ini kita belajar ilmu hati, karena dari hati terpancar kehidupan.

Matius 5:7 (TB) "Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan". Tuhan Memberkati kita semua.

No comments:

Post a Comment